Jumat, 09 Januari 2015

langkah-langkah utama pelaksanaan program keamanan

Mengamankan suatu Sistem Informasi Pengamanan dapat dikategorikan menjadi dua jenis: pencegahan (preventif) dan pengobatan (recovery). Usaha pencegahan dilakukan agar sistem informasi tidak memiliki lubang keamanan, sementara usaha-usaha pengobatan dilakukan apabila lubang keamanan sudah dieksploitasi
Pentingnya Keamanan Sistem Sistem informasi rentan terhadap gangguan keamanan karena:
1. Sistem yang dirancang bersifat terbuka, mis : internet (tidak ada batasan fisik dan kontrol)
2. Sikap dan pandangan pemakai (aspek hukum belo\um dimengerti, menempatksn keamanan sistem pada prioritas rendah)
3. Keterampilan pengamanan kurang

Beberapa cara melakukan serangan :
- Sniffing adalah memfaatkab metode broadcasting dalam LAN, membuat network interface bekerja dalam metode promiscuocus
- Spoofing atau pemalsuan. Memperoleh akses secara berpura - pura menjadi seseorang atau sesuatu yang memiliki hak akses yang valid. Spoofer mencoba mencari data dari user yang sah agar bisa masuk kedalam sistem
- Man-in-the-middle. Membuat client dan server sama - sama mengira bahwa mereka berkomunikasi dengan pihak yang semestinya.
- Menebak password. dilakukan dengan sistematis dengan teknik brute-force yaitu teknik mencoba semua kemungkinan password.
- Modification Attacks. Biasanya didahului oleh access attack untuk mendapatkan akses, dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dari berubahnya informasi.
- Denail of Service Attacks. Berusaha mencegah pemakai yang sah untuk mengakses informasi.

Cara mengamankan informasi:
* Mengatur akses
* setting user dan password
* merubah properti user
* pengaturan user
* merubah password secara berkala
* mentup service yang tidak digunakan
* memasang proteksi

evaluasi Keamanan Sistem Informasi
Meski sebuah sistem sudah dirancang memiliki perangkat keamanan yang sedemikian rupa, tetap saja sistem itu perlu dan harus selalu dimonitor, hal ini disebabkan :
1. Ditemukan security hole
2. Kesalahan Konfigurasi
3. Penambahan perangkat baru (software dan hardware) yang menyebabkan menurunnya tingkat security

Penguji Keamanan Sistem
Yang berhak menguji keamanan dari sebuah sistem yang telah dibangun adalah administrator dari perusahaan tersebut. Apabila orang lain yang melakukan pengujian sistem dapat diapastika informasi perusahaan dapat bocor.

- Administrator dari sistem informasi membutuhkan sebuah software untuk menguji dan mengevaluasi sistem ysng dikelola. Pengujiannya bernama administration test dan softwarenya bernama administration test

* Untuk sistem sistem berbasis UNIX bisa menggunakan : Cops, Tripware, Satan
* Untuk sistem sistem berbasis Windows NT menggunakan Ballista

- Probing Service
Service di internet menggunakan port yang berbeda - beda, misalnya
* SMTP, untuk mengirim dan menerima email, TCP, port 25
* DNS, untuk domain, TCP port 53
* HTTP, untuk server, TVP, port 80
* POP3 , untuk mengambil email, TCP, port 110

- Mendeteksi Probing
Untuk mendeteksi adanya probing ke sistem dapat dipasang suatu program yang memonitorinya. Probing biasanya meninggalkan jejak di berkas loh di sistem.

- OS Fingerprinting
Fingerprinting merupakan istilah untuk menganalisa OS sistem yang dituju
Cara yang paling umum adalah melalaui telnet server yang dituju, Service FTP di port 21, menggunakan program netcat.

- Kegunaan Program Penyerang
Salah satu cara mengetahui ketahanan sistem ialah dengan menyerang diri sendiri dengan paket - paket program yabg tersedia di internet.

- Penggunaan Sistem Pemantau Jaringan
Sistem pemantau jaringan dapat digunakan untuk memantau adanya lubang keamanan

- Pemantau adanya serangan
Sistem pemantau digunakan untuk mengetahui adanya tamu tak diundang atau serangan. Nama lain dari sistem ini adalah "intruder detection system" (IDS). Sistem ini dapat memberitahu administrator memalui email.

Yang harus dilindungi dalama sistem informasi

1. Aset Fisik
- Personel (end users, analyst, programmers, operators, clerks, Guards).
- Hardware (media penyimpanan, dan periperal) seperti Mainfarme, minicomputer, microcomputer, disk, printer, communication lines, concentrator, terminal).
- Fasilitas (Furniture, office space, computer rrom, tape storage rack).
- Dokumentasi (System and program doc.,database doc.,standards plans, insurance policies, contracts).
- Supplies (Negotiable instrument, preprinted forms, paper, tapes, cassettes).

2. Aset logika
- Data atau informasi dan software termasuk sistem (Compilers, utilities, DBMS, OS, Communication Software, Spreadsheets).
- Aplikasi (Debtors, creditors, payroll, bill-of-materials, sales, inventory).

sumber :
http://farida.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.7

Selasa, 18 November 2014

E-MONEY

Nama: Mochammad Irfan Saputra
NPM: 14111540
Kelas: 4KA08

Uang Elektronik (e-Money)

A. Pengertian Dasar
Electronic Money (E-Money) dikenal juga dengan nama  Electronic Cash, Electronic Currency, Digital Money, Digital Cash, atau Digital Currency adalah sebuah alat pembayaran yanng menggunakan elektronik sebagai media. E-Money sebagai alat pembayaran yang mana nilai uangnya tersimpan dalam media elektronik.

Cara kerja E-Money adalah nasabah yang memiliki E-Money dalam pecahan tertentu, misalkan Rp100 ribu (maksimal Rp1 juta) terlebih dahulu mendaftarkan E-Money pada counter penerbit uang elektronik untuk aktivasi. Selanjutnya nilai uang reload (diisi dan direkam) pada media elektronik misalkan kartu yang dikeluarkan oleh bank, handphone, atau kartu prabayar.

Jumat, 30 Mei 2014

tabel dan grafik



GRAFIK:



Gambar 1.1 Jumlah Pengguna Internet Indonesia dari tahun 1998-2012 versi APJII


         Data yang bisa diambil dari grafik diatas adalah penggunaan teknologi internet di Indonesia mulai berkembang semenjak tahun 1998. Di tahun 1998 pengguna internet di Indonesia hanya berjumlah 0.5 juta orang dan terus menerus berkembang pesat hingga mencapai angka 55 juta pengguna di tahun 2011 dan 63 juta pengguna di tahun 2012.






TABEL:
Tabel 1.1
data penjulan perangkat bergerak dan smartphone pada tahun 2010


Dari data diatas bisa kita simpulkan bahwa:

1. Market share Nokia turun namun penjualan mereka tetap naik. Hal ini mungkin disebabkan karena meningkatnya permintaan handphone sehingga penjualan mereka tetap naik walaupun market share mereka turun karena himpitan pesaing

2. Sony Ericsson dan Motorolla mengalami penurunan market share hampir setengah dari tahun sebelumnya. Berikut juga dengan penjualan handphone mereka yang mengalami penurunan.

3. HTC dan ZTE mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada penjualan dan market share handphone mereka. Kedua perusahaan dari Asia Timur ini memang belakangan gencar dalam mendistribusikan dan mempromosikan produk-produk mereka

4. “The others” ini yang paling menarik dari seluruh data di atas. Gabungan dari mereka semua secara tidak langsung sebetulnya merajai pasar handphone. Menurut perkiraan saya, “the others” ini kemungkinan adalah kebanyakan gabungan dari vendor-vendor lokal kecil yang menggunakan komponen-komponen dari Cina. Di Indonesia sendiri bisa kita lihat dengan jelas seberapa agresifnya handphone “Cina” berkembang.

sumber:

Selasa, 29 April 2014

APLIKASI IMAGE THRESHOLDING UNTUK SEGMENTASI OBJEK


Salah satu operasi di dalam analisis citra adalah segmentasi citra, yaitu memisahkan objek dari latar belakangnya atau dari objek lain yang tidak menjadi perhatian. Metode sementasi yang sederhana adalah dengan operasi pengambangan (thresholding). Operasi pengambangan menghasilkan citra biner, yang dalam hal ini objek yang diacu di-set berwarna putih sedangkan latar belakangnya di-set berwarna hitam (atau sebaliknya bergantung kasusnya). Eksperimen dilakukan dengan menggunakan kakas MATLAB. Hasil eksperimen memperlihatkan bahwa pemilihan nilai ambang (threshold) yang tepat sangat menentukan keberhasilan segmentasi.

Sabtu, 29 Maret 2014

latar belakang masalah



BAB I

                          PENDAHULUAN



1.1                  Latar Belakang Masalah

Dalam kegiatan usahanya , PT. HINO MOTORS INDONESIA menyediakan informasi sparepart  dimana setiap konsumen yang ingin mengetahui informasi misalkan harga dari setiap jenis sparepart minimal harus dilakukan dengan telepon bengkel resmi atau langsung datang ke toko suku cadang resmi HINO. Hal ini tentunya tidak efisien karena harus menghabiskan waktu jika harus datang ke setiap bengkel dan juga terbatasnya media komunikasi beruba call center disetiap bengkel resmi HINO.
Permasalahan tersebut mengakibatkan kepuasan konsumen HINO menurun sehingga dapat memperburuk citra dimata konsumen. Perkembangan teknologi yang pesat ini dapat diterapkan dengan membuat suatu program aplikasi yang dapat mengubah cara tersebut menjadi lebih mudah, yaitu dengan menggunakan suatu perangkat telepon seluler berbasis android. Hal ini dapat membantu dan memberikan pelayanan saat pencarian informasi , dan sistem ini akan memudahkan proses pencarian yang lebih akurat.
Berdasarkan uraian diatas penulis membuat penulisan aplikasi android yang menyediakan informasi harga dari sparepart truk HINO yang dijual untuk umum.